Penerima Dana Prestatif
Rela Minggat Demi Mempertahankan Aqidah
Klab Santri Peduli : Sebut saja namanya King, salah seorang remaja yang saat ini sedang sekolah kelas 3 di SMAN 1 Cibinong. Ayahnya adalah seorang missionaris. Sebelum orangtua King menikah, sang ayah telah masuk Islam. Tapi ternyata setelah menikah dan dikaruniai anak, sang ayah kembali ke agamanya semula. Dan dia memberikan pilihan kepada istrinya (ibunya King), yakni cerai tanpa harta dan anak atau ikut masuk agamanya. Sang ibu pun memilih bercerai serta rela kehilangan harta dan anak-anak.
Setelah perceraian, King dan adik-adiknya tinggal bersama sang ayah serta menuruti semua keinginannya. Lain dengan adik-adiknya yang masih kecil, King tetap memeluk Islam dan rajin beribadah secara sembunyi-sembunyi. Pernah suatu hari, sepulang shalat Jum'at, King ketahuan oleh ayahnya. Tanpa basa-basi, King langsung dianiaya sang ayah agar tidak melakukan hal tersebut. Merasa tidak kuat dengan perlakuan sang ayah, King minggat dari rumah dan menyelamatkan diri ke ibunya.
Sang Ayah pun mengejar King dan bersumpah serapah di hadapan ibu serta keluarga ibunya, yakni jika King tetap memeluk Islam dan tidak kembali kepada ayahnya, maka King sudah bukan anaknya lagi serta dianggap telah meninggal, dan semua kebutuhan King pun bukan menjadi tanggung jawab sang ayah lagi. King tetap tegar dan tidak bergeming dengan ancaman ayahnya. Tak ada pilihan lain, King pun harus mengikuti sang ibu dan tinggal di kamar kontrakan.
Karena sang ayah tidak memberikan nafkah kepada mereka berdua, ibunya harus mencari nafkah dengan berjualan kecil-kecilan di kantin sebuah SD. Namun karena himpitan ekonomi, setelah 2 tahun pisah, ibunya kembali rujuk dengan memenuhi semua permintaan sang ayah dan kini tinggal serumah lagi. Melihat sikap King yang teguh pendiriannya untuk tetap memeluk Islam, maka King 'diungsikan' ibunya ke sebuah Pondok untuk tinggal di sana sambil menimba ilmu agama.
Sudah 2 tahun King tinggal di Pondok. Walaupun di Pondok tersebut bebas biaya, tapi bukan berarti King tidak mempunyai 'beban' untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Saat ini, King masih membutuhkan biaya untuk menyelesaikan sekolahnya yang sebentar lagi akan menghadapi UAN. King pun berharap jika lulus SMA nanti, ia ingin masuk perguruan tinggi yang bebas biaya semisal STAN. Dan kalau sudah sukses, ia akan membawa ibu dan adik-adiknya kembali ke pangkuan Islam.
***
Transfer Donasi
Ø Bank Syariah Mandiri – No. Rek. 0070176318 – A.N. Klab Santri Peduli
Ø Bank Central Asia (BCA) – No. Rek. 4381168624 – A.N. Dudung Kurnia Sundana *)
Ø Bank Mandiri – No. Rek. 132-00-0473817-6 – A.N. Dudung Kurnia Sundana *)
Ø Bank Muamalat Indonesia – No. Rek. : 103.02635.20 – A.N. : Dudung Kurnia Sundana *)
Ø Bank Permata Syariah – No. Rek. : 377.000.637.5 – A.N. : Dudung Kurnia Sundana *)
Ø BNI Syariah – No. Rek. : 0092531159 – A.N. : Dudung Kurnia Sundana *)
Ø E-Gold – http://3872071.e-gold.com/ (KotaSantri.com)
Ø Money Gram / Western Union – Bagi yang tinggal di luar Indonesia dan ingin turut berpartisipasi, silahkan transfer melalui Money Gram / Western Union . Untuk info lengkap, silahkan hubungi KSP.
*) Rekening penghubung disediakan guna mempermudah dalam proses transfer.
Bagi donatur yang telah mentransfer donasinya, agar konfirmasi melalui e-mail : ksp@kru.kotasantri.com atau SMS ke 0817434686. Tuliskan subjek e-mail atau awal kalimat SMS dengan kode : KSP -spasi- Prestatif -spasi- (Nama) -spasi- (Kota) -spasi- (Jumlah Transfer) -spasi- (Nama Bank).
Jika tidak ingin melakukan konfirmasi, maka untuk mempermudah proses pengecekan dana yang ditransfer, dimohon agar melebihkan Rp. 10,- (mencantumkan angka 10 di belakang jumlah nominal) dari jumlah dana yang ditransfer.
Informasi
Telp. : (022) 91127266
SMS/Telp. : 0817434686
E-Mail : ponggawa [at] kotasantri dot com
YM : ponggawa_ksc
www.KSP.web.id