<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>alaMaya</title>
<link>http://alamaya.multiply.com/</link>
<description>&#x3C;center&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Satukan Hati dan Kata dalam Langkah Perjuangan!&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;object height=&#x22;25&#x22; width=&#x22;350&#x22;&#x3E;&#x3C;param name=&#x27;allowScriptAccess&#x27; value=&#x27;never&#x27;&#x3E;&#x3C;/param&#x3E;&#x3C;param name=&#x22;allowScriptAccess&#x22; value=&#x22;never&#x22;&#x3E;&#x3C;param name=&#x22;allowScriptAccess&#x22; value=&#x22;never&#x22;&#x3E;&#x3C;param name=&#x22;allowScriptAccess&#x22; value=&#x22;never&#x22;&#x3E;&#x3C;param name=&#x22;allowScriptAccess&#x22; value=&#x22;never&#x22;&#x3E;
&#x3C;embed wmode=&#x27;transparent&#x27; src=&#x27;http://images.multiply.com/multiply/mp3player.swf&#x27; type=&#x27;application/x-shockwave-flash&#x27; flashvars=&#x27;randomplay=true&#x26;listofmp3s=Sahabat%20Perjuangan|http://images.alamaya.multiply.com/song/1/3/full/U2FsdGVkX18HCXoaUs8G96pYuzdGsVGUleIHf49k2jbH9gh0l7K2CA==/Sahabat%20Perjuangan.mp3?nmid=20120726&#x27; allowscriptaccess=&#x27;never&#x27; allownetworking=&#x27;internal&#x27; height=&#x27;30&#x27; width=&#x27;400&#x27;&#x3E;
&#x3C;/object&#x3E;&#x3C;/center&#x3E;

&#x3C;a href=&#x22;http://kotasantri.com/&#x22; target=&#x22;_blank&#x22;&#x3E;&#x3C;img alt=&#x22;KotaSantri.com :: Komunitas Santri Virtual&#x22; src=&#x22;http://images.alamaya.multiply.com/image/9/photos/1/1200x120/2/KSC.gif?et=03Fe%2CwUUgo2nsHDtOhQ36A&#x22; align=&#x22;right&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;Teruntuk sahabat-sahabatku di &#x3C;b&#x3E;alaMaya&#x3C;/b&#x3E;, khususnya sahabat-sahabat &#x3C;a href=&#x22;http://kotasantri.com/&#x22; target=&#x22;_blank&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Klab Santri&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x26;nbsp;di mana pun berada :&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;i&#x3E;Perjuangan itu artinya berkorban&#x3C;br&#x3E;Berkorban itu artinya terkorban&#x3C;br&#x3E;Janganlah gentar untuk berjuang&#x3C;br&#x3E;Demi agama dan bangsa&#x3C;br&#x3E;Inilah jalan kita&#x3C;/i&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Insya Allah kita berjuang bersama untuk memberikan yang terbaik bagi ummat, karena hidup adalah untuk berprestasi, bermakna bagi dunia, dan berarti bagi akhirat. Mari kita luruskan niat, bulatkan tekad, dan sempurnakan ikhtiar.</description>
<pubDate>Sat, 5 Jul 2008 02:16:46 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Tue, 17 Jun 2008 06:06:42 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>alaMaya</title>
<url>http://images.alamaya.multiply.com/logo</url>
<link>http://alamaya.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>[Nurani] Permaisuri Hatiku</title>
<description>&#x3C;p&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Permaisuri Hatiku&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Di antara kekasih pilihan di hati&#x3C;br&#x3E;Punyai budi penghias diri&#x3C;br&#x3E;Wajahnya lembut biasan pekerti yang tinggi&#x3C;br&#x3E;Indahnya perhiasan dunia&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Di antara diriku juga dirimu&#x3C;br&#x3E;Hanya mengharapkan cinta yang Satu&#x3C;br&#x3E;Ku kan binakan mahligai impianmu&#x3C;br&#x3E;Oh.. Sayang, ikhlaskanlah hatimu&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Malumu bernilai&#x3C;br&#x3E;Katamu berhikmah&#x3C;br&#x3E;Hatimu tulus suci dan murni&#x3C;br&#x3E;Hanya diri yang halal&#x3C;br&#x3E;Engkau serahkan segala&#x3C;br&#x3E;Untuk mencari ridha Allah&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Benarlah cinta buta melalaikan&#x3C;br&#x3E;Tanpa memikirkan batas syari&#x27;atnya&#x3C;br&#x3E;Semuanya itu hanya ujian di dunia&#x3C;br&#x3E;Ia adalah mahar untuk kita ke syurga&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Oh.. Kau Permaisuri di hatiku&#x3C;br&#x3E;Di dunia ini engkau penghibur&#x3C;br&#x3E;Menjunjung kasih amanah Illahi&#x3C;br&#x3E;Ku pasti akan terus menyayangi&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Terima kasih ucapan ku beri&#x3C;br&#x3E;Kau hadiahkan ku cahaya hati&#x3C;br&#x3E;Ku pimpin tanganmu meniti hari&#x3C;br&#x3E;Semoga kita dapat bersama&#x3C;br&#x3E;Sampai kepadaNya di syurga sana&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Tuhan, kekalkanlah&#x3C;br&#x3E;Permaisuri hatiku&#x3C;br&#x3E;Untuk menemani dalam mengapai cintaMu&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;&#x3C;em&#x3E;Hijjaz - Jalan Bahagia&#x3C;/em&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/115/Nurani_Permaisuri_Hatiku</guid>
<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 06:06:42 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Catatan] Anak-anak yang Berjiwa Mandiri</title>
<description>&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Anak-anak yang Berjiwa Mandiri&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Di sebuah metromini, dalam perjalanan dari Pasar Rebo ke Blok A, saya melihat dua sosok anak yang harus &#x27;bekerja&#x27; untuk membantu orangtuanya dalam memenuhi kebutuhan hidup. Sosok pertama adalah seorang anak yang &#x27;bekerja&#x27; sebagai kernet metromini nomor 76, dan sosok kedua adalah seorang anak yang &#x27;bekerja&#x27; sebagai &#x27;sutradara&#x27; topeng monyet keliling. Keduanya berusia sekitar 10-12 tahunan.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Saat itu, saya duduk di kursi bagian belakang. Saya memperhatikan tingkah polah kernet tersebut. Tidak lama kemudian, naik seorang anak dengan membawa pikulan yang banyak. Setelah diperhatikan, rupanya anak tersebut seorang &#x27;sutradara&#x27; topeng monyet keliling. &#x27;Sutradara&#x27; tersebut begitu gesit ketika membawa pikulan, yang menurut saya sangat berat, ke dalam metromini. Pun ketika mengaturnya agar tidak menghalangi penumpang yang lain.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Ketika mereka berpapasan, kernet tersebut mempersilahkan sang &#x27;sutradara&#x27; untuk duduk, &#x22;Duduk, Cil.&#x22; Kebetulan saat itu masih ada kursi yang ko...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/114/Catatan_Anak-anak_yang_Berjiwa_Mandiri</guid>
<pubDate>Mon, 26 May 2008 01:46:44 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Oase] Manajemen Sakit Hati </title>
<description>&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; color=&#x22;#363636&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Manajemen Sakit Hati&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; class=&#x22;tulisan&#x22; color=&#x22;#505050&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;KotaSantri.com : &#x3C;/b&#x3E;Hampir setiap orang tentu pernah mengalami sakit hati dalam hidupnya. Baik dalam  keluarga, berteman, maupun bermasyarakat. Sebagaimana sifat sedih dan gembira,  rasa yang satu ini adalah suatu kewajaran dalam hidup manusia. Apalagi,  mengingat manusia adalah mahluk sosial, yang dalam setiap interaksinya tidak  lepas dari kekhilafan.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sebab-sebab datangnya perasaan ini pun bermacam-macam. Dari masalah sepele  hingga masalah besar, dapat menjadi pemicunya. Misalnya berawal dari perbedaan  pendapat, adanya konflik atau ketidakcocokan, hingga iri dan dengki. Bila  perasaan ini dibiarkan terlalu lama bercokol dalam hati, maka tidak sehatlah  hati itu. Pemiliknya pun akan stress dan jauh dari keceriaan. Lebih jauh lagi,  hal itu bisa menjauhkan manusia dari RabbNya. Na&#x27;udzubillaahi  mindzaalik.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Bagaimana memenej rasa sakit hati, agar tidak membuahkan dosa dan  azabNya bagi kita sendiri? Allah dan RasulNya telah mengajarkan kiat-kiat  tersendiri yang dapat ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/113/Oase_Manajemen_Sakit_Hati_</guid>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 02:09:07 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Oase] Jika Ada Tawaran Cinta</title>
<description> &#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; color=&#x22;#363636&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Jika Ada Tawaran Cinta&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; class=&#x22;kecil&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;i&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Penulis : Ida Ernawati&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/i&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;font class=&#x22;tulisan&#x22; color=&#x22;#505050&#x22;&#x3E;&#x3C;b style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;KotaSantri.com : &#x3C;/b&#x3E;Jika umur ini bisa diulang, diputar lagi bagai roda kehidupan, aku ingin menjadikan diriku bagian yang indah, bahagia dalam memaknai hidup, dalam berharap, berusaha, dan mendekat padaNya.&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;Jika aku boleh berharap, aku ingin selalu menjadikan Dia nomor satu dalam kehidupanku, tak kan kubiarkan siapa pun menjamah hatiku, karena Dia begitu istimewa bagiku.&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;Jika dunia ini bisa berbalik, yang menderita menjadi bahagia, yang bahagia menjadi menderita, aku tetap akan menjadi aku yang selalu merindukanNya. Aku tidak peduli aku ada di mana, aku di bawah, atau di atas di dalam kehidupan ini, karena yang aku inginkan adalah berada di sisiNya. Menjadi bagian yang dikasihiNya.&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;Jika banyak orang ketakutan akan kematian, atau tabu membicarakan kehidupan akhir, aku tidak akan mengikutinya, karena justru di sanalah aku bisa berjumpa denganNya. Kekasih yang selama ini kurindukan, yang telah menjadikan aku sebahagia ini dalam hidupku tatkala mela...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/112/Oase_Jika_Ada_Tawaran_Cinta</guid>
<pubDate>Mon, 7 Apr 2008 23:48:50 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Nurani] Sandaran Hati</title>
<description>&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Sandaran Hati&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Yakinkah ku berdiri&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Di hempa tanpa tepi&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Bolehkah aku&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;MendengarMu&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Tubuh dalam emosi&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Tak bisa bersembunyi&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Aku dan nafasku&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;MerindukanMu&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Terpuruk ku di sini&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Teraniaya sepi&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Dan ku tahu pasti&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Kau menemani&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Dalam hidupku&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Kesendirianku&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Teringat ku teringat&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Pada janjiMu ku terikat&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Hanya sekejap ku berdiri&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Kulakukan sepenuh hati&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Peduli ku peduli&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Siang dan malam yang berganti&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Pedihku ini tak ada arti&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Jika Kau-lah sandaran hati&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Kau-lah sandaran hati&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Sandaran hati&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Inikah yang Kau mau&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Benarkah ini jalanMu&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Hanyalah Engkau yang ku tuju&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Pegang erat tanganku&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Bimbing langkah kakiku&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Aku hilang arah&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Tanpa hadirMu&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Dalam gelapnya&#x3C;br style=&#x22;font-weight: normal;&#x22;&#x3E;Malam hariku&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong style=&#x22;font-weight: normal; font-style: italic;&#x22;&#x3E;Letto - Sandaran Hati&#x3C;/strong&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/111/Nurani_Sandaran_Hati</guid>
<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 00:30:37 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Peduli] Bagai Oase di Padang Pasir</title>
<description>&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Bagai Oase di Padang Pasir&#x3C;br style=&#x22;font-weight: bold;&#x22;&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E; Layaknya seorang pengembara di padang pasir yang sedang kehausan, ketika menemukan air, maka dengan serta merta menghampiri sumber air tersebut dan segera meneguknya untuk menghilangkan dahaga yang amat sangat. Begitulah kira-kira jika kami menganalogikan masyarakat Kp. Pasanggrahan, Desa/Kec. Cimenyan, Kab. Bandung yang begitu antusias dalam mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Klab Santri Peduli (KSP).&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Memang, tidak semua warga bisa mengikuti semua kegiatan. Tapi, setidaknya, antusiasme 50% warga di wilayah tersebut cukup membanggakan. Kenapa? Karena pada dasarnya, mereka, warga Pasanggrahan, lebih mengutamakan kegiatan yang dapat menghasilkan sesuatu untuk menyambung hidup. Maklum, kondisi eknomi di sana masih belum stabil, karena mayoritas bergantung pada sektor pertanian.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Pernah suatu ketika, ketika kami sedang dalam perjalanan untuk menjemput ustadz, beberapa warga kampung sebelah ikut menumpang kendaraan yang kami gunakan. Tujuannya, u...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/110/Peduli_Bagai_Oase_di_Padang_Pasir</guid>
<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 00:57:40 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Oase] Kasih Sejati</title>
<description>&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; color=&#x22;#363636&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Kasih Sejati&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; class=&#x22;kecil&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;i&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Penulis : Gundolo Sosro&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/i&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;font class=&#x22;tulisan&#x22; color=&#x22;#505050&#x22;&#x3E;&#x3C;b style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;KotaSantri.com : &#x3C;/b&#x3E;Kasih sejati bukan sekadar perasaan. Perasaan hanya dapat memberikan sensasi yang fana, sedangkan kasih sejati memberikan dampak yang kekal. Perasaan itu naik turun begitu mudah berubah tergantung perlakuan orang lain terhadap kita, apakah menyenangkan atau tidak. Bayangkanlah bila kasih dia hanya sekadar perasaan, sedangkan sikap hati kita cenderung memberontak. Pastilah dia sudah tidak lagi mengasihi kita. &#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;Kasih sejati adalah kasih yang tak bersyarat, dan itu adalah suatu keputusan, suatu komitmen. Kita telah memilih seseorang untuk mengasihi kita oleh karena siapa kita sekarang, tanpa mengharapkan sedikit pun imbalan dari kita. Kasih seperti itu tidak pernah ada embel-embelnya. Dia tidak seperti seseorang yang merasa mengasihi tetapi kemudian berkata, &#x22;Aku mengasihi kamu bila ...&#x22; atau &#x22;asalkan ...&#x22; atau &#x22;kecuali.&#x22;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;Kasih yang bersyarat seperti itu sungguh manipulatif, menipu, merusak hubungan demi melayani kepentingan sendiri. Kasi...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/109/Oase_Kasih_Sejati</guid>
<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 00:41:04 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Catatan] Berkorban itu Indah</title>
<description>  &#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Berkorban itu Indah&#x3C;br style=&#x22;font-weight: bold;&#x22;&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Dalam beberapa kegiatan yang digelar oleh rekan-rekan Klab Santri, saya menemukan banyak hal yang sangat berkesan, salah satu di antaranya adalah mengenai sebuah pengorbanan. Ya, pengorbanan yang begitu besar dan sangat berarti. Saya dibuatnya kagum, bangga, sekaligus terharu akan pengorbanan yang dilakukan oleh rekan-rekan.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pengorbanan waktu dan tenaga adalah hal yang biasa, tapi, menurut saya, pengorbanan materi adalah hal yang luar biasa. Apalagi jika pengorbanan tersebut dilakukannya tanpa mengharapkan apa pun dari siapa pun. Ketika beberapa rekan berkorban materi begitu banyak, tidak ada perhitungan terhadap apa yang dikeluarkannya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Misalnya,&#x26;nbsp; dalam beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan, rekan-rekan harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk menutupi semua kekurangan biaya, bahkan ada yang mengeluarkan sampai jutaan rupiah. Ketika mengeluarkan uang tersebut, sambil tersenyum, salah seorang rekan berujar, &#x201C;Mumpung ada rezeki.&#x201D;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Lain halnya dengan sal...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/108/Catatan_Berkorban_itu_Indah</guid>
<pubDate>Mon, 25 Feb 2008 10:54:41 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Nurani] Tapi Tidak dengan Hatiku</title>
<description>  &#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Tapi Tidak dengan Hatiku&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Di pagi yang mendung itu, aku mendapat sebuah pesan singkat. &#x22;Penting,&#x22; begitu katanya. Lalu segera kuhubungi. Aneh, tidak seperti biasanya. Dari perbincangan itu, rasa penasaranku tumbuh. Ada apa gerangan dengan sikapnya itu?&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Di malam hari yang juga terlihat mendung, kucoba tuk menghubunginya lagi. Kali ini lewat pesan singkat. Dan, &#x22;Deg...&#x22; Aku kaget bukan main, hatiku gerimis. Ada rasa yang begitu dalam. Kecewa? Menyesal? Terlambat? Entahlah. Entah apa yang kurasakan saat ini.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Setahun. Ya, hampir setahun lamanya. Saat itu, kondisiku memang tidak memungkinkan, sehingga kuurungkan niat itu. Kini, saat kondisiku sudah memungkinkan, dimana materi dan jarak bukan merupakan penghalang lagi, kudengar kabar itu.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Aku hanya bisa pasrah atas ketentuanNya. Walaupun saat itu sedang mendung, tapi tidak dengan hatiku. Aku tidak harus merasa kecewa, menyesal, terlambat, karena itulah skenario terindah dariNya. Aku yakin, Dia Mahatahu apa yang terbaik bagi hambaNya.&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/107/Nurani_Tapi_Tidak_dengan_Hatiku</guid>
<pubDate>Sun, 10 Feb 2008 22:55:28 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Oase] Sabar Versus Mengeluh</title>
<description>&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; color=&#x22;#363636&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Sabar Versus Mengeluh&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;i&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Penulis : Hendi Suhendi&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/i&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22; class=&#x22;tulisan&#x22; color=&#x22;#505050&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;KotaSantri.com : &#x3C;/b&#x3E;Adzan berkumandang, hari mulai gelap, pertemuan pun ditutup. Semua menuju rumah masing-masing. Dengan penuh ketenangan, sepeda motor mulai melaju, satu, dua, tiga kecepatan bertambah, angin berhembus seraya menemani perjalanan. Harapan memenuhi jiwa dapat memberikan ilmu di tempat lain.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Waktu menunjukan pukul 18.50 WIB, tujuan sebentar lagi dicapai, selintas lamunan bersemayam dalam fikiran, tiba-tiba tabrakan terjadi. Sakit, panas, kaget, shock menyatu dalam jiwa. Temaramnya malam menjadi saksi kejadian itu.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sakitnya lilitan benang di luka, membuat terjaga dari apa yang telah terjadi, Rabb ujiankah yang telah kau berikan kepadaku? Linangan air mulai memenuhi kelopak mata, saya sadar kecelakaan telah menimpaku. Itulah awal pembicaraan dari apa yang akan selanjutnya saya paparkan.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sabar, hal yang sering menghilang dalam jiwa saat-saat seperti itu. Mengeluh sesekali muncul dengan kesombongannya. Benar! Keduanya akan datang silih ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/106/Oase_Sabar_Versus_Mengeluh</guid>
<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 00:02:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Catatan] Jangan Keenakan</title>
<description> &#x3C;p&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Jangan Keenakan&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Beberapa tahun terakhir, mobilitas saya dari Bandung ke Jakarta, dan begitu sebaliknya, begitu meningkat. Awalnya, karena keterbatasan yang ada, saya selalu menggunakan bis melalui terminal Bekasi. Saat itu, saya berpikiran, kalau naik bis bisa mengirit banyak biaya, apalagi kalau menggunakan bis ekonomi. Maka, saya pun selalu setia dengan menggunakan bis ekonomi, walaupun harus berpanas-panasan, berdempetan, dan menghabiskan&#x26;nbsp;waktu perjalanan yang cukup lama.&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Tapi, sekarang ini, kebiasaan saya tersebut berubah. Semenjak travel Bandung - Jakarta bermunculan, saya lebih memilih menggunakan jasa travel. Selain karena aman, nyaman, dan memakan waktu yang lebih singkat, juga karena faktor efektifitas. Walaupun harganya bagi saya cukup mahal, tapi saya tetap menggunakan jasa travel. Saya serasa dimanjakan oleh jasa travel. Dan jeleknya, saya mulai enggan untuk menggunakan bis lagi. Rasanya malas jika harus ngetem lama di terminal, belum lagi pedagang asongan yang kadang...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/105/Catatan_Jangan_Keenakan</guid>
<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 23:44:27 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Nurani] Air Mataku Menetes</title>
<description> &#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Air Mataku Menetes&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Siang itu, di bawah teriknya panas matahari kota Metropolitan, kuberanikan diri untuk menghubungi seseorang yang begitu berarti bagiku. Ragu, begitulah awalnya. Tapi, akhirnya kuberanikan diri untuk men-dial nomor yang disimpan di hp bututku.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Beberapa saat berselang, terdengar jawaban dari seberang sana dan langsung menyapaku. Tapi, aku tak kuasa untuk bicara. Aku bingung untuk berkata. Tak terasa, air mataku menetes. Dan, aku pun mulai bicara dengan terbata-bata.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Ketika berbicara, kudengar lawan bicaraku pun berkata dengan terbata-bata. Entahlah, apakah dia merasakan apa yang sedang kurasakan atau tidak. Tapi, perbincangan siang itu, membuatku menjerit. Batinku pun menangis. Tak lama kemudian, pembicaraan pun ku akhiri.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Ada rasa sesal ketika aku mengutarakan hal tersebut. Tapi, dia harus tahu. Pun aku merasa malu, karena aku selalu merepotkannya. Aku belum pernah berbuat sesuatu yang bisa membuatnya bahagia dan tersenyum manis.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Dalam usiaku yang semakin bertambah, aku t...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/104/Nurani_Air_Mataku_Menetes</guid>
<pubDate>Fri, 11 Jan 2008 09:59:50 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Peduli] Bina Iman, Ruhiyah, dan Ukhuwah</title>
<description>    &#x3C;a rel=&#x22;nofollow&#x22; href=&#x22;/photos/hi-res/upload/R4EM1QoKCogAAEZ0cm81&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignmiddleb&#x22; src=&#x22;http://images.alamaya.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R4EM1QoKCogAAEZ0cm81/Spanduk%20BIRU%20-%20Digital%20Print.jpg?et=E0nNGsoKvLAf1ZrOSjoBCA&#x26;amp;nmid=&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;font face=&#x22;Univers Condensed, sans-serif&#x22; size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;font-size: 22pt;&#x22;&#x3E;Bina Iman, Ruhiyah, dan Ukhuwah&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E; &#x3C;font style=&#x22;font-size: 10pt;&#x22; size=&#x22;2&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;untuk Warga Kp. Pasanggrahan, Desa/Kec. Cimenyan, Kab. Bandung&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/font&#x3E; &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sedih. Begitulah perasaan kami ketika beberapa warga Kp. Pasanggrahan, Desa Cimenyan, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung, berujar, &#x22;Pak, saya tidak punya mukena.&#x22;; &#x22;Kalau wudhu gimana caranya ya?&#x22;; &#x22;Saya tidak pernah shalat.&#x22; Dan beberapa ungkapan lainnya yang membuat hati ini miris. Ya, miris karena mereka tidak bisa&#x26;nbsp;beribadah sebagaimana mestinya, padahal usia mereka sudah dewasa.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Secara geografis, letak kampung tersebut berada di kaki Gunung Bukit Tunggul, sebelah utara kota Bandung. Untuk menuju lokasi tersebut, dibutuhkan keberanian dan kondisi kendaraan yang prima. Maklum, jalanan berbatu, banyak tanjakan curam, tikungan tajam, dan jurang yang harus dilewati. Maka tak heran, jika sentuhan rohani di daerah tersebut masih kurang. Mungkin karena akses ke sana agak sulit.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Mereka pada umumnya bermatapencaharian sebagai petani. Hanya beberapa orang saja yang bermatapencaharian bukan sebagai p...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/103/Peduli_Bina_Iman_Ruhiyah_dan_Ukhuwah</guid>
<pubDate>Fri, 4 Jan 2008 07:12:44 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Nurani] Minder</title>
<description>  &#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Minder&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Ya Rabb ...&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E;Disaat diri ini rindu&#x3C;br&#x3E;akan sebuah ketenteraman&#x3C;br&#x3E;muncul sebuah tekad&#x3C;br&#x3E;untuk menyegerakannya&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Disaat diri ini rindu&#x3C;br&#x3E;akan sebuah ketenteraman&#x3C;br&#x3E; muncul sebuah keraguan&#x3C;br&#x3E;untuk menyegerakannya&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Disaat diri ini rindu&#x3C;br&#x3E;  akan sebuah ketenteraman&#x3C;br&#x3E;  kegundahan makin terasa&#x3C;br&#x3E;  kebimbangan makin menjadi&#x3C;br&#x3E;  &#x3C;br&#x3E;Disaat diri ini rindu&#x3C;br&#x3E;   akan sebuah ketenteraman&#x3C;br&#x3E; hamba makin merasa minder&#x3C;br&#x3E;akan sebuah kepercayaan diri&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Ya Rabb ...&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Jika memang belum waktunya&#x3C;br&#x3E;berilah hamba petunjuk&#x3C;br&#x3E;agar hamba lebih yakin&#x3C;br&#x3E;dalam menentukan sebuah sikap&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/102/Nurani_Minder</guid>
<pubDate>Wed, 2 Jan 2008 10:05:15 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Peduli] Karena Masjid adalah Tempat yang Suci</title>
<description> &#x3C;font face=&#x22;Arial&#x22;&#x3E;&#x3C;big&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Karena Masjid adalah Tempat yang Suci&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/big&#x3E;&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Masih ingat dengan beberapa e-mail saya tentang Cimenyan? Kalau masih ingat, mungkin ngeh dengan kondisi masyarakat di sana yang minim akan pengetahuan agama. Dan saat ini, pembangunan masjid yang diprakarsai oleh dermawan dari luar wilayah tersebut, masih belum selesai karena faktor dana yang belum mencukupi.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Ketika bulan Desember ini saya mondar-mandir ke Cimenyan, bangunan masjid 75% hampir selesai. Di bangunan utama masjid, hanya beberapa bagian saja yang harus diselesaikan, seperti jendela, pengecatan, teras, dan sebagian atap di bagian luar. Tapi, yang paling utama dan harus ada di dalam mesjid, yakni tempat wudhu dan toilet, belum ada sama sekali.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Selain itu, karena halaman masjid belum dipagar, maka teras masjid terlihat kotor. Mungkin karena banyaknya anak-anak yang sering bermain, ditambah lagi dengan binatang (khususnya anjing) yang sering menginjak teras. &#x201C;Apa tidak pernah dibersihkan?&#x201D; pikir saya. Dan saya tercengang ketika melihat...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/101/Peduli_Karena_Masjid_adalah_Tempat_yang_Suci</guid>
<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 08:50:48 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Oase] Penawar Hati</title>
<description>&#x3C;font color=&#x22;#363636&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Penawar Hati&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font class=&#x22;kecil&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;i&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Penulis : Budi Hatha&#x27;at, Lc.&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/i&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;font class=&#x22;tulisan&#x22; color=&#x22;#505050&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;KotaSantri.com : &#x3C;/b&#x3E;Tidak ada penderitaan yang dialami manusia melebihi kesengsaraan akibat penyakit hati. Penyakit ini menggerogoti perasaan manusia, menghilangkan rasa bahagia, kesenangan, dan kelapangan menjalani hidup. Penyakit ini pun meracuni pikiran, sehingga senantiasa melihat penuh prasangka, berpikir negatif, dan tidak mampu membangun keharmonisan dalam hidupnya. Penyakit hati pun memperburuk penampilan, sikap yang menghilangkan rasa hormat orang lain, perilaku yang mengundang ketidaksukaan dan kebencian.&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;color: rgb(0, 0, 0);&#x22;&#x3E;Adakah yang lebih menyengsarakan hidup ini, bila hati kita telah mengidap penyakit. Bila hasad dan dengki mengendap, maka kebahagiaan orang lain menyakitkan hati, kesuksesaan orang lain menyita pikiran dan perasaan. Waktu kita habis tersita untuk memikirkan orang yang kita dengki, sementara kita lupakan nikmat yang kita terima. Pikiran kita terhambur menyusun rencana untuk menghilangkan kenikmatan yang dikaruniakan Allah kepada orang yang...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/100/Oase_Penawar_Hati</guid>
<pubDate>Wed, 26 Dec 2007 10:45:16 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Peduli] Setetes Embun untuk Saudaraku</title>
<description>      &#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Setetes Embun untuk Saudaraku&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pagi itu, saya dan dua orang rekan, bergegas menuju kaki Gunung Bukti Tunggul untuk bersilaturrahim dengan tokoh masyarakat Kp. Pasanggrahan, Desa/Kec. Cimenyan, Kab. Bandung untuk membicarakan rencana Qurban yang akan dilaksanakan pada hari Qurban nanti. Wilayah tersebut dipilih menjadi lokasi pelaksanaan Qurban sebagai tindak lanjut dari kegiatan Gempita Cimenyan yang telah dilaksanakan oleh Klab Santri Bandung pada bulan Ramadhan yang lalu.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Selain pelaksanaan Qurban, rencananya Klab Santri Peduli (KSP) akan memberikan pembinaan rutin kepada warga masyarakat di wilayah tersebut, khususnya pembinaan aqidah, karena memang pengetahuan agama masyarakatnya masih minim dan menjadi sasaran empuk bagi &#x27;mereka&#x27; untuk mengajak warga Pasanggrahan pindah keyakinan. Apalagi kondisi ekonomi masyarakat di wilayah tersebut bisa dikatakan ekonomi lemah, yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Tetapi karena kendala teknis, rencana yang kami gulirkan untuk...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/99/Peduli_Setetes_Embun_untuk_Saudaraku</guid>
<pubDate>Mon, 17 Dec 2007 08:23:23 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Catatan] Cantik itu Ujian</title>
<description> &#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Cantik itu Ujian&#x3C;br style=&#x22;font-weight: bold;&#x22;&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Salah seorang sohib saya, sebut saja Neng, mendapat anugerah kecantikan fisik. Wajahnya yang terlihat putih, apalagi disertai senyumnya yang khas, akan membuat orang yang pernah bertemu dengannya mengatakan kalau Neng itu cantik. Begitu juga dengan beberapa teman saya yang pernah bertemu dengannya, mereka bilang Neng itu cantik.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Tapi, apakah kecantikan itu membuat Neng bangga? Ternyata tidak, Neng pernah bercerita kalau dia merasa risih saat di jalan. Apalagi kalau sedang berjalan sendirian dan melewati kerumunan pemuda yang nongkrong. Walaupun Neng sudah berbalut jilbab, tapi masih ada &#x27;pemuda iseng&#x27; yang suka menggodanya. Maka tidak heran jika bepergian jauh, Neng selalu mengajak saudaranya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pernah suatu waktu, ketika saya mengikuti sebuah pertemuan, salah seorang adik teman saya menitipkan salam buat Neng. Lalu, teman saya itu berkata pada adiknya, &#x201C;Ngapain nitip salam? Apa karena Neng cantik? Dasar! Ada-ada aja nih.&#x201D; Karena saya merasa mendapat amanah untuk menyampai...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/98/Catatan_Cantik_itu_Ujian</guid>
<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 07:33:10 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Catatan] Menggapai Harapan</title>
<description>&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Menggapai Harapan&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Lagi-lagi saya &#x27;dikerjain&#x27; oleh MPers untuk mengerjakan tugas. Kali ini, saya mendapat tugas dari tiga orang MPers, yakni Ratu Karitasurya, Dadang Nurzaman, dan Meyla Farid, mengenai resolusi atau rencana saya selama setahun ke depan. Menurut saya, tugas ini sangat layak untuk dikerjakan. Dan, inilah beberapa rencana utama saya di tahun depan :&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;1. Ingin lebih dekat denganNya. Saya sadar, belakangan ini saya merasa bahwa kualitas dan kuantitas ibadah diri ini selalu naik turun. Semoga di tahun depan, kualitas dan kuantitas ibadah, baik wajib maupun sunnah, lebih meningkat dan lebih baik dari tahun ini.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;2. Susah cari kerja bukan berarti tidak ada celah untuk menjemput rizki, maka sudah saatnya untuk menjadi seorang &#x27;pengusaha&#x27; yang mampu berkarya dan memberikan yang terbaik bagi semua pihak. Mudah-mudahan harapan ini tidak muluk-muluk.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;3. Membenahi dan mengelola KotaSantri.com (KSC) untuk hadir lebih baik dan lebih dekat dengan netter. Jangan sampai KSC makin tak terurus la...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/97/Catatan_Menggapai_Harapan</guid>
<pubDate>Fri, 7 Dec 2007 07:10:16 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>[Catatan] Semangat Silaturrahim</title>
<description>&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Semangat Silaturrahim&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Entah kenapa, saya senang sekali bersilaturrahim. Mungkin bisa dibilang silaturrahim adalah salah satu hobi saya. Saya senang bersilaturrahim sejak kecil. Ketika SD, saya pernah berlebaran di tempat teman. Ketika SMP, saya sering bertandang ke rumah teman. Dan ketika SMU, saya makin sering bersilaturrahim ke rumah teman-teman, khususnya sesama anggota Rohis. Pun setelah saya lulus SMU, saya masih sering bersilaturrahim ke teman-teman lama semasa saya SMU.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sekarang, setelah bergelut di dunia maya, &#x27;jangkauan&#x27; silaturrahim saya makin luas, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Walaupun baru beberapa kali bertemu, tapi sudah merasa akrab seakan sudah berteman sejak lama. Kalau saya sedang ada acara di luar kota, saya selalu menghubungi beberapa teman yang tinggal di kota tersebut. Sambutannya? Sungguh luar biasa. Tidak hanya itu, saya pun sering menginap di tempat mereka.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Biasanya, setelah Lebaran, saya mempunyai jadwal yang rutin untuk keliling bersilaturrahim ke t...</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/journal/item/96/Catatan_Semangat_Silaturrahim</guid>
<pubDate>Tue, 4 Dec 2007 10:05:40 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>KotaSantri.org</title>
<description>Layanan e-mail berkapasitas 2 GB dengan menggunakan server Google. Dapat diakses dengan Web Mail ataupun POP3 dan mendapatkan hampir semua fitur GMail. Selain itu, dapat digunakan untuk chatting, mengelola agenda, dan menyimpan dokumen. Layanan ini diperuntukan khusus bagi organisasi/yayasan/lembaga keislaman non</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/links/item/7/KotaSantri.org</guid>
<pubDate>Fri, 14 Sep 2007 07:01:06 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>KotaSantri.net</title>
<description>Layanan e-mail berkapasitas 2 GB dengan menggunakan server Google. Dapat diakses dengan Web Mail ataupun POP3 dan mendapatkan hampir semua fitur GMail. Selain itu, dapat digunakan untuk chatting, mengelola agenda, dan menyimpan dokumen. Layanan ini diperuntukan bagi perorangan atau badan</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/links/item/6/KotaSantri.net</guid>
<pubDate>Fri, 14 Sep 2007 06:53:39 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>KotaSantri.com on Multiply</title>
<description>KotaSantri.com on Multiply dibentuk sebagai ajang untuk berinteraksi antar sesama netter KotaSantri.com yang mempunyai akun di Multiply. Tiada lain, Group ini dibuat untuk mempererat tali silaturrahim antar sesama netter KotaSantri.com dalam wadah apa pun dan di mana pun berada, sehingga dapat memperkokoh ukhuwah Islamiyah.

&#x3C;i&#x3E;Bagi yang ingin gabung dengan grup KSC di Multiply, silahkan request melalui PM atau Pesan Ukhuwah.&#x3C;/i&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/links/item/5/KotaSantri.com_on_Multiply</guid>
<pubDate>Thu, 5 Jul 2007 06:19:02 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Undangan Walimatul Khitan</title>
<description>Menghadiri syukuran khitanan keponakannya temen</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/calendar/item/10021/Undangan_Walimatul_Khitan</guid>
<pubDate>Tue, 1 May 2007 06:37:02 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Penyerahan Dana Prestatif</title>
<description>Penyerahan dana Prestatif untuk 3 pelajar di Kota</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/calendar/item/10020/Penyerahan_Dana_Prestatif</guid>
<pubDate>Mon, 30 Apr 2007 08:06:24 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Walimatul Ursy Yani Haryani</title>
<description>Kakaknya temen mo nikah. Mungkin karena dah akrab dengan keluarganya, eh dapet undangan juga.</description>
<guid isPermaLink="true">http://alamaya.multiply.com/calendar/item/10019/Walimatul_Ursy_Yani_Haryani</guid>
<pubDate>Thu, 26 Apr 2007 08:15:18 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>